Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

BTS digadang-gadang akan mengadakan konser besar-besaran di tahun 2025 setelah para membernya menyelesaikan wajib militer. Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara yang akan disambangi oleh... Selengkapnya

Setiap orang tua pasti menginginkan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya. Namun, di masa sekarang ini biaya pendidikan terus mengalami peningkatan sehingga menabung dana pendidikan anak harus... Selengkapnya

Menjadi nasabah prioritas merupakan impian bagi banyak orang. Bagaimana tidak, dengan menjadi nasabah prioritas Anda akan dilayani secara khusus, tanpa perlu antre di teller atau customer service... Selengkapnya