Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Tidak hanya menjadi destinasi yang menarik untuk liburan, Bali juga menjadi tujuan untuk menetap bagi banyak orang. Selain memiliki banyak tempat wisata yang estetik dan Instagramable, Bali juga... Selengkapnya

Pernah bingung menentukan prioritas antara menabung dana darurat atau investasi dulu? Banyak orang yang merasa dilema dengan pertanyaan ini. Padahal, keduanya sama-sama penting untuk mencapai... Selengkapnya

Generasi Milenial umumnya punya gaya hidup yang dinamis serta kepribadian yang unik. Tidak heran kalau generasi milenial umumnya lebih suka rumah bergaya aesthetic serta dapat merefleksikan diri... Selengkapnya